pikirpedia.blogspot.com, INDONESIA- Tak hanya hastag #KembalikanMediaIslam yang menjadi trending topik di Twitter, pemblokiran belasan situs Islam oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) juga memicu reaksi keras dari pengguna sosial media.
Netizen di Indonesia mendadak tak bisa mengakses sejumlah situs Islam melalui beberapa penyedia layanan internet di Indonesia pada Senin (30/03). Belakangan beredar surat permintaan pemblokiran terhadap sembilan belas situs Islam kepada penyedia layanan internet (Internet Service Provider/ISP).
Sejumlah hastag pun kemudian muncul di twitter terkait pemblokiran ini, salah satunya #KembalikanMediaIslam yang kemudian menjadi trending topik. Reaksi keras pun mengalir dari para pengguna media sosial mengiringi kemunculan gerakan tersebut.
“Ditutupnya media-media Islam secara “hantam kromo” menunjukkan Rezim ini melakukan Tirani Kekuasaan #KembalikanMediaIslam,” demikian tweet akun @BungAji. “Penutupan secara gegabah media2 Islam merugikan banyak pihak, malah melanggar konstitusi,” lanjutnya.
“Rezim anti Islam mulai memblokir situs2 Islam , sperti yg sudah kita duga …,” kata akun @hafidz_ary.
“Miris… penjunjung demokrasi, penjunjung HAM, berbuat seperti ini??? #KembalikanMediaIslam,” kicau akun @Zenabil_. Sementara islamedia.co melalui akunnya @islamedia dengan adanya pemblokiran ini menyerukan “Saatnya Umat Islam bersatu”.
Dai yang kondang di Twitter Ustadz Felix Siauw pun tak mau ketinggalan. Menurutnya pemblokiran situs-situs Islam oleh Kemkominfo merupakan aksi diktator.
“Pemblokiran situs-situs media Islam itu stigmatisasi negatif terhadap Islam, tanpa diskusi tanpa dengar pendapat, diktator nyata,” twiit Ustadz Felix.
Pengamat dan penggiat telekomunikasi Onno W.Purbo menyatakan bahwa tindakan Kemkominfo memblokir situs-situs Islam bisa jadi sebagai tindakan melanggar Hak Asasi Manusia. “Akses ke informasi merupakan Hak Asasi Manusia (HAM) yang dilindungi dalam Deklarasi Human Right berdasarkan http://www.un.org/en/documents/udhr/ artikel 19,” kata Onno melalui akun Facebooknya.
“Belakangan ini, beberapa situs Dakwah ISlam tampaknya di blokir oleh @kemkominfo!,” tandasnya.[KIBLAT]
editor: Muhammad zein
No comments